Laman

Tampilkan postingan dengan label Manhaj. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manhaj. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 November 2010

MENGURAI KESESATAN KITAB IHYA 'ULUMUDDIN

Oleh : Al-Ustadz Abu ‘Utsman ‘Ali, Lc. 

Tak banyak yang tahu, Ihya` ‘Ulumiddin, kitab yang banyak dipuja orang ini, merupakan salah satu gudangnya kemungkaran. Kajian berikut memang tidak memaparkannya secara keseluruhan. Namun cukuplah menjadi peringatan bagi kita semua agar tidak lagi menggeluti buku ini terlebih mengagungkannya.

WAJIBKAH BERMAZHAB ?

Oleh : Redaksi Al Wala’ Wal Bara’ 
 
Pertanyaan: 
Assalaamu’alaikum:
Apa hukum bermadzhab (4 imam)?
Apakah Al-Imam Al-Bukhariy mempunyai madzhab (mengikuti salah satu madzhab)?
(Budhi Dharma, the_natural…@yahoo.com)

Minggu, 14 November 2010

GOLONGAN YANG SELAMAT

Ihwah dan ahwat sekalian karena banyaknya perpecahan didalam islam sehingga banyak yang bertanya, golongan manakah yang selamat, maka ana menulis artikel golongan yang selamat ini semoga bermanfaat bagi saudara2 muslim kita yang masih awam dalam beragama. 

Senin, 18 Oktober 2010

Mengenal Sururiyah

Al-Ustadz Abu Umar Basyier Al-Maidani

Di saat gencar-gencarnya dakwah Ahlussunnah berkembang di negeri kita ini, sebagai kelanjutan dari pelbagai usaha dakwah yang telah ditempuh oleh bahkan kalangan juru dakwah semenjak dahulu, muncullah sebuah delema unik: Sururiyyah. Keunikan itu bukan dari fenomena

Jumat, 15 Oktober 2010

Syeikh Muhammad bin 'Abdul Wahab

(1115-1206H/1701-1793M)

Nama lengkap beliau adalah Syeikh al-Islam al-Imam Muhammad bin 'Abdul Wahab bin Sulaiman bin Ali bin Muhammad bin Ahmad bin Rasyid bin Barid bin Muhammad bin al-Masyarif at-Tamimi al-Hambali an-Najdi.
Tempat dan Tarikh Lahirnya

Bersikap Keras Atas Ahlul Bid’ah tanda Kasih Sayang

Ahlus Sunnah wal Jama’ah terus senantiasa memperingatkan umat dari bahaya bid’ah dan ahlul bid’ah. Tanggapan dan tuduhan jelek terus dilancarkan oleh ahlul bid’ah, karena dada mereka terasa sesak tatkala segala kejahatan dan kesesatan mereka dibongkar oleh Ahlus Sunnah. Mereka merasa “keberatan” atas “sikap keras” Ahlus Sunnah atas segala penyimpangan yang mereka lakukan.

Minggu, 10 Oktober 2010

Dakwah Salaf adalah Dakwah Tauhid

Penulis : Ustadz Muhammad Umar As Sewed

Sesungguhnya istilah salaf atau dakwah salaf bukanlah istilah baru. Istilah ini sudah dikenal sejak masa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam sebagaimana yang telah disinggung pada edisi perdana Risalah Dakwah ini. Yaitu ucapan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam kepada Fathimah:
فَاتَّقِى اللهَ وَاصْبِرِيْ فَإِنَّهُ نِعْمَ السَّلَفُ أَنَا لَكِ. (رواه مسلم، فضائل فاطمة 2/245حديث 98)
Aku adalah sebaik-baik salaf (pendahulu) bagimu. (HR. Muslim)

Rabu, 04 Agustus 2010

Sudah Saatnya Kita Bangkit !!!

Oleh: Abu Muhammad Abdul Mu’thi Al-Maidani

Dalam kesempatan yang mulia ini, kita memanjatkan puji syukur kepada Allah yang masih menganugerahkan kepada kita, kesempatan untuk tetap mengecap nikmat Allah yaitu menuntut ilmu.
Sesungguhnya majelis-majelis Ahlus Sunnah yang dipenuhi oleh kaum muslimin dalam rangka menuntut ilmu tentang agama Allah, inilah yang ditakuti oleh musuh-musuh Islam. Karena majelis-majelis ilmu yang digelar oleh Ahlus Sunnah merupakan kelanjutan dari majelis-majelis

Tokoh Penyesat Umat

Oleh: Abu Muhammad Abdul Mu’thi Al Maidani
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda dalam sebuah hadits:
(يَتَقَارَبُ الزّمَانُ، وَيَنْقُصُ العلم، وَيُلْقَىَ الشُّحُّ، وَتَظْهَرُ الْفِتَنُ، وَيَكْثُرُ الْهَرْجُ). قالوا: يَا رَسُولَ اللهِ، أيُّمَا هُوَ؟ قَالَ: (الْقَتْلُ الْقَتْلُ).
“Masa saling berdekatan, ilmu berkurang, kepelitan tersebar, berbagai fitnah muncul, dan banyak kekacauan.” Mereka bertanya: ”wahai Rasulullah, apakah kekacauan itu?’ Beliau menjawab: “pembunuhan demi pembunuhan.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ’anhu)
Disini Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah memberitakan tentang sebuah masa yang sangat buruk. Di mana ilmu berkurang, kepelitan tersebar, serta muncul berbagai fitnah, dan kekecauan. Masa kita ini adalah saat yang tepat untuk kita memahami hadits diatas. Di zaman ini, ilmu telah sedemikian berkurang, sehingga sangat langka untuk kita temui di tengah masyarakat muslimin, seorang yang bisa disebut sebagai ulama. Kondisi ini semakin diperparah dengan kemunculan berbagai fitnah dan kekacauan di tengah-tengah mereka.
Termasuk yang perlu kita waspadai di masa ini dari sekian fitnah dan keributan yang terjadi adalah para tokoh penyesat umat.